Kuliner NTT, dari Jagung, Ikan, Hingga Daging

0
41

Kuliner NTT tentu perlu di coba ketika kita mengunjungi Objek-Objek wisata di Pulau Timor, NTT. Terbayangkan betapa nikmatnya, setelah berendam di Air terjun Oehala, lalu diakhiri dengan menyantap makanan khas Pulau Timor.

Karakter Kuliner NTT

Mungkin banyak yang belum tahu Kuliner NTT yang memeiliki kelezatan dan keunikan tersendiri. Makanan khas daerah memeiliki rasa yang berbeda dan keunikan dari bentuk masakan tersebut.

Seni kuliner kawasan bagian timur Indonesia mirip dengan seni memasak Polinesia dan Melanesia. Bahkan dalam sejarah Kuliner Pulau Maluku yang termahsyur sebagai “Kepulauan Rempah-rempah”, menyumbangkan tanaman rempah asli Indonesia kepada seni kuliner dunia.

Ciri khas makanan indonesia timur adalah sajian yang memiliki dominan rasa gurih. Bumbu dasarnya kuning, pedas . Bagi orang timur makan pembuka, makanan utama, dan makanan penutup, ketiga-tiganya makanan utama.

9 Kuliner NTT Lezat

Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu provinsi yang mengandalkan jagung sebagai makanan pokok. Masyarakat biasa makan jagung dengan daging sapi dan ikan sebagai lauknya. Karena sapi tumbuh dengan bebas di padang sabana dan hasil tangkapan laut pun melimpah.

Jadi makanan tradisional NTT tidak jauh dari bahan-bahan tersebut, seperti 9 hidangan paling terkenal berikut ini.

1. Se’i Daging Sapi Asap

Se’i artinya daging yang diiris tipis memanjang. daging sapi sengaja diasapi dimaksudkan agar daging sapi tahan lebih lama. Sebelum diasapi, daging diiris-iris memanjang sambil dibuang lendir dan lemaknya. Setelah itu, ditaburi garam lalu diaduk-aduk dengan cara diangkat dan dibanting.

Pada tahap selanjutnya, proses pembuatan Kuliner NTT ini,  daging dimasukkan ke dalam karung yang terikat kencang. Tujuannya untuk dilakukan pengepresan dengan menindih daging sapi selama 8 jam. Hal ini dilakukan agar air dan darah keluar sehingga warnanya terlihat merah segar. Tahap akhir dalam pembuatan Kuliner NTT ini adalah tinggal digantung di atas bara.

Biasanya, untuk mengatur agar panas yang diterima tidak berlebihan, digunakan daun kesambi sebagai pengatur asap. Penggunaan daun kesambi juga membuat se’i daging sapi asap memiliki aroma khas. Selain itu daun kesambi menjaga warna daging sapi tetap segar untuk jangka waktu lama.

2. Ikan Kuah Belimbing

Kuliner NTT ini menggunakan bahan utama berupa ikan dan belimbing wuluh. Tak heran jika cita rasa yang disajikan adalah rasa asam segar. Cabai rawit yang digunakan cukup banyak agar rasa pedasnya semakin nendang. Ikan yang digunakan adalah jenis ikan yang hidup di bebatuan, seperti kerapu dan kakap.

Selain menjadi favorit warga lokal, ikan kuah belimbing pun jadi menu utama di tempat makan. Sehingga wisatawan bisa ikut mencicipi hidangan ini. Kuliner NTT ini paling pas dinikmati sebagai santapan siang.

3. Tapa Kolo

Tapa berarti bakar sedangkan kolo artinya nasi bambu. Jadi, tapa kolo adalah proses memasak nasi dengan cara dibakar dalam bambu. Warga lokal biasa memasak tapa kolo dalam berbagai acara adat. Seperti syukuran tahunan, saat memulai menanam padi, dan acara besar lainnya. Jika ingin mencicipi Kuliner NTT ini, pastikan jadwal berkunjung bertepatan dengan waktu upacara adat.

Pada proses memasaknya, beras merah dibersihkan lalu dimasukkan ke dalam bambu kecil. Bambu yang digunakan terlebih dahulu dialasi daun enau muda. Kemudian beras dicampur dengan air, santan, serta bumbu-bumbu. Setelah itu, beras dalam buluh ditutupi daun pisang dan dibakar sampai matang. Kuliner NTT ini biasanya disajikan bersama daging yang telah dimasak terpisah.

4. Catemak Jagung

Cetemak berbahan dasar jagung, dicampur labu lilin, kacang hijau serta sayur-sayuran hijau. Sepintas bentuknya terlihat kental seperti kolak sehingga sering dikira rasanya manis. Namun, sekalipun terlihat serupa kolak, Kuliner NTT catemak rasanya asin nan gurih menyegarkan.

Untuk membuatnya, kacang hijau, jagung dan labu lilin direbus sampai empuk. Kemudian dibubuhi bumbu-bumbu termasuk garam. Karena rasa khas dari hidangan ini adalah asin, maka garam harus dimasukkan cukup banyak. Kemudian ditambahkan bermacam-macam sayuran seperti daun ubi, bunga pepaya, dll.

Selanjutnya tinggal dimasak hingga kuah mengental, maka catemak jagung siap disajikan. Sajian ini biasanya dijadikan sebagai menu penutup. Agar lebih nikmat, bisa ditambahkan perasan jeruk nipis.

5. Jagung Bose

Kuliner Jagung bose atau bubur jagung termasuk makanan pokok pengganti nasi di NTT. Iklim di sini cocok untuk menanam jagung. Banyaknya perkebunan jagung, menjadikan jagung bose mudah ditemukan di rumah-rumah penduduk. Semangkuk jagung bose terdiri dari bahan dasar jagung, kacang merah, labu manis, juga santan.

Kuliner NTT ini dibuat dengan cara merebus bahan-bahan dalam air mendidih. Bahan-bahannya adalah kacang merah yang telah direndam semalaman, jagung pipil, serta labu manis. Setelah empuk, santan dan garam kemudian ditambahakan sampai kuahnya menyusut.

Jagung bose paling cocok jika disajikan selagi hangat. Paling nikmat jika dibarengi dengan olahan lain seperti daging se’i, karmanaci, atau lawar ikan.

6. Sambal Ikan Teri

Bahan dasar sambal ini adalah ikan teri dengan cita rasa pedas. Itulah alasan mengapa makanan ini disebut sambal Ikan teri pedas. Rasa asam dan pedas dalam Kuliner NTT ini merupakan kombinasi cabe rawit dan perasan jeruk nipis.

Proses pembuatannya pun cukup mudah. Pertama, ikan teri digoreng sampai berwarna kecoklatan, setelah itu ditiriskan. Sambil menunggu ikan teri dingin, bumbu-bumbu ditumis. Teri yang tadi ditiriskan lalu diaduk-aduk bersama bumbu sampai merata.

Proses memasaknya cukup singkat, sekitar 10 menit saja. Setelah itu, agar rasanya lebih segar, berikan perasan air jeruk nipis. Sambal ikan teripun siap disajikan. Kuliner NTT satu ini paling enak jika disajikan bersama cah kangkung, goreng tempe tentunya ditemani nasi putih pulen hangat.

7. Rumpu Rampe

Terbuat dari berbagai sayuran seperti bunga pepaya, jantung pisang, daun ubi, daun pepaya dan buah pepaya muda. Sayuran tersebut kemudian ditumis dengan bumbu sederhana. Warga setempat biasanya menikmati rumpu rampe bersama lauk Ikan Sembe bakar atau goreng.

Bagi masyarakat Flores, rumpu rampe menjadi menu wajib saat menggelar acara. Siapapun bisa memasak kuliner NTT rumpu rampe karena telah mendarah daging dan resepnya diwariskan turun temurun. Bahkan rumpu rampe tetap disajikan sekalipun orang Flores sedang berada di perantauan.

8. Karmanaci

Makanan Karamanci adalah hidangan yang cukup populer di daerah Kupang. Karmanaci adalah daging sapi cincang yang ditumis dengan bumbu-bumbu rempah. Sebelum ditumis, biasanya daging sapi direbus dulu agar lebih empuk dan lemaknya berkurang.

Cita rasa Kuliner NTT karmanaci didominasi rasa manis, asam dan gurih. Karamanci yang dicincang paling pas disajikan bersama jagung bose.

9. Jawada

Kue ini berwarna cokelat keemasan dengan bentuk segitiga. Kue rambut yang lebih dikenal dengan jawada ini tentunya mempunyai aroma yang sangat khas yang berasal dari campuran antara aroma tepung dan digoreng dengan wangi gula merah.

Jawada adalah makanan atau cemilan kue khas pulau Alor dan pulau Flores yang sering dihidangkan saat acara adat ataupun acara-acara besar lainnya. Jawada dibuat dengan bahan-bahan seperti gula aren, tepung beras, santan, garam, minyak dan juga air nira.

Untuk membuat kue ini, hal yang harus diperhatikan yaitu saat menggoreng minyak harus panas dan dalam jumlah yang banyak.

Itulah sekilas informasi tentang 9 Kuliner Khas Nusa Tenggara Timur Paling Populer dan Patut Dicoba. Selain 9 makanan ini tentunya masih banyak Kuliner NTT lainnya. Semoga artikel ini menjadi referensi bagi para pengunjung ketika berwisata di NTT.

Semoga Bermanfaat.

sumber : https://www.nativeindonesia.com/kuliner-ntt/

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini