4 Desa Adat di Pulau Flores dengan Budaya yang Kaya dan Istimewa

0
82

Indonesia Timur tidak hanya terkenal karena bentangan pantai dan alam. Budaya yang mengakar dan tradisi turun-temurun juga menjadi kebanggaan yang menggema. Aktivitas sebagian masyarakatnya yang masih tradisional bisa kamu temui di desa adat Flores ini selalu menarik untuk dijelajahi.

1. Desa Bena

Desa Bena adalah destinasi wisata di Flores yang sudah terkenal. Lokasinya berada di Tiwuriwu, Kecamatan Aimere. Jika kamu berangkat dari Labuan Bajo, waktu tempuhnya sekitar 7 hingga 8 jam perjalanan dengan kendaraan bermotor. Di Desa Bena ini kamu bisa melihat indahnya Gunung Inerie dan lembah-lembah hijau karena terletak di atas bukit.

Saat ke sini, kamu bisa melihat serasinya puluhan rumah adat saling berdampingan sebagai tempat tinggal dari 9 suku. Kegiatan menenun adalah atraksi budaya yang memanjakan mata. Kamu bisa membawa pulang kain tersebut dengan harga ratusan ribu rupiah. Namun ada juga syal yang hanya dihargai sekitar Rp75.000.

2. Desa Gurusina

Setelah dari Desa Bena, kamu bisa langsung menuju ke Gurusina. Tempat ini juga tidak kalah menarik dengan warga yang ramah dan berbudaya. Atraksi tradisional juga bisa kamu nikmati di sini. Secara administratif, Desa Gurusina menjadi bagian dari Desa Watumanu, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada. Ada batu-batu Megalitikum yang berusia tua dan beberapa bangunan untuk upacara adat.

3. Desa Tololela

Waktu yang tepat untuk ke Desa Tololela adalah ketika sore hari. Pemandangannya akan semakin indah, kamu bisa melihat langit yang memerah dan pepohonan memesona. Jangan khawatir kemalaman, karena di sini ada fasilitas tempat menginap dan makanan.

Kamu bisa berkenalan dengan warga setempat dan ikut memasak bersama mereka. Setelah itu makan bersama dan menikmati cita rasa khas Flores yang mantap di lidah. Objek wisata budaya ini bisa ditempuh dengan trekking selama 1 jam dari Desa Bena.

4. Desa Belaraghi

Desa Belaraghi juga kukuh mempertahankan adat masyarakat Ngada di Flores. Seakan tak peduli dengan kemelut dunia modern, aktivitas bertani hingga mewarisi tradisi tetap dijalankan. Menuju ke desa ini pun bisa kamu lakukan dengan trekking. Ada dua jalur yang bisa ditempuh yaitu 11 km dan 3 km.

Kamu bisa memilih sesuai dengan keinginanmu. Dua-duanya menawarkan pemandangan alam yang indah. Warga desa sangat senang jika ada yang berkunjung. Disediakan rumah tamu dan biasanya juga disuguhi dengan berbagai makanan seperti ubi rebus, pisang, hingga talas. Kemudian ada juga kopi dan arak.

Itulah beberapa desa adat di Flores yang bisa kamu kunjungi sebagai tempat wisata.

sumber : https://travelingkuy.com/beragam-oleh-oleh-khas-garut/272388

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini